Jenis bacaan atau jenis karangan

Jenis karangan ada 5 yaitu:

  1. Deskripsi
  2. Eksposisi
  3. Persuasi
  4. Argumentasi
  5. Narasi

Deskripsi : Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.

Contoh:

SMAN 1 DUKUPUNTANG letaknya sangat strategis di pinggir sawah. SMAN 1 DUKUPUNTANG menghadap ke timur dengan dikelilingi tembok bercat hijau dan berpagar coklat. Disebelah kanan pintu masuk terdapat musholla yang bercat hijau tampak nyaman. Disebelah kirinya ada tempat untuk satpam.

Eksposisi : Menjelaskan atau memaparkan tentang sesuatu dengan tujuan member informasi (menambah wawasan).

Contoh:

Peraturan SMAN 1 DUKUPUNTANG sekarang – sekarang ini sangat ketat dan disiplin tinggi. Awal masuk belajar untuk siswa pukul 6.50 dan mulai kegiatan belajar mengajar pukul 7.00 tepat. Pulang sekolah tepat pukul 13.45 dengan biasa istirahat 2 kali kecuali hari jum’at dan hari sabtu.

Narasi : Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.

Contoh:

Sarmita adalah seorang anak yang sudah lama ditinggal bapakya. Bapaknya meninggal dunia empat tahun yang lalu . Hidup Sarmita bersama ibu dan ketiga adiknya, yang penuh keperihatinan. Untuk membantu meringankan beban keluarga, dia bekerja disebuah toko sembako yang dekat dengan rumahnya. Sarmita dikenal sebagai anak yang ulet,rajin,bertanggung jawab dan mandiri demi kebahagiaan seorang ibu dan ketiga adiknya walaupun dengan upah yang cukup lumayan tiap bulannya.

Persuasi : Karangan yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.

Contoh:

Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman dalam jangka waktu lama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehingga perlu pengolahan dengan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, hindarilah penggunaan pestisida secara berlebihan.

Argumentasi : Mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta

Contoh:

Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu maju mundurnya suatu bangsa. Adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan lagi bahwa pendidikan di indonesia adalah pendidikan yang sangat mahal dan tak terjangkau bagi masyarakat tak mampu. Pada tahun 2010 saja terdapat 1,08 juta siswa SD hingga SMA yang putus sekolah. Biaya pendidikan yang mahal diperkirakan menjadi sebab tingginya angka putus sekolah di tahun 2010 tersebut.

Referensi : http://www.wayankatel.com/2012/09/kumpulan-materi-contoh-paragraf-persuarsi-lengkap.html

http://sambunganhidup.blogspot.com/2012/09/contoh-paragraf-argumentasi.html

http://kumpulanilmu2.blogspot.com/2012/12/pengertian-paragraf-narasi-deskripsi.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s